indonewstime

BNPB Sebut Kekeringan di Sejumlah Daerah Meluas, 16 Ribu Jiwa Terdampak

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ancaman kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia semakin meluas seiring memasuki puncak musim kemarau. Berdasarkan data terkini, sekitar 16 ribu jiwa di berbagai daerah mulai terdampak krisis air bersih akibat menyusutnya debit sumber mata air dan embung desa.

Kepala BNPB menyebut sebaran kekeringan tidak lagi terpusat di satu pulau, melainkan merata di berbagai provinsi yang memiliki curah hujan rendah dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah daerah diminta segera memetakan titik rawan dan menyiapkan pasokan air bersih darurat sebelum kondisi memburuk.

Salah satu langkah mitigasi yang digencarkan adalah pengiriman tangki air bersih, pendataan sumur bor darurat, serta sosialisasi penghematan air kepada masyarakat. BNPB juga mengimbau warga di wilayah berstatus siaga kekeringan untuk mulai menampung air hujan sejak awal musim penghujan guna antisipasi tahun depan.

Kondisi ini diperkirakan bertahan hingga puncak kemarau, sehingga koordinasi antara BNPB, BPBD provinsi, hingga pemerintah kabupaten menjadi kunci utama agar dampak sosial dan pertanian dapat ditekan seminimal mungkin.

🛒 Rekomendasi Pembaca

Air Bersih di Tengah Krisis Kekeringan? Cek Solusi Tangki dan Filter Air Terbaik di Sini

Kekeringan meluas dan 16 ribu jiwa terdampak - siapkan stok air bersih dan alat filter yang tepat untuk keluarga sebelum pasokan semakin sulit.

Selengkapnya →